Chemical Storage Polypropylene

Ada banyak bahan-bahan kimia dengan berbagai sifat tersimpan dalam laboratorium. Dalam hal ini seorang laboran memegang peranan penting dalam menciptakan suatu laboratorium yang aman. Dengan pengetahuan yang cukup tentang sifat-sifat bahan kimia yang ada di laboratorium seorang laboran dapat mengetahui bagaimana cara menangani bahan kimia tersebut, termasuk bagaimana cara menyimpan dengan baik dan aman.

Saat mengelola bahan kimia laboratorium, tidak semua risiko bisa ditiadakan. Namun, keselamatan dan keamanan laboratorium ditingkatkan melalui penilaian risiko, berdasarkan informasi dan pengelolaan risiko yang cermat. Lemari penyimpanan berbahan polypropylene cocok digunakan untuk peralatan laboratorium karena tahan terhadap pelarut kimia, asam, dan basa.

Kegunaan Chemical Storage Polypropylene

Menahan Asam

Lemari penyimpanan bahan kimia Polypropylene dilapisi bubuk lemari besi akan menahan asap asam tanpa batas. Seperti diketahui tumpahan asam akan mengakibatkan kerusakan pada permukaan yang dilapisi yang selanjutnya akan menyebabkan lingkungan yang berpotensi berbahaya.

Polypropylene adalah bahan pilihan untuk penyimpanan kimia asam dan korosif lemari untuk lingkungan laboratorium. Anda akan menikmati penyimpanan yang bersih dan aman selama bertahun-tahun dari asam berbahaya atau bahan kimia dan bahan korosif tanpa karat karena konstruksi logam atau delaminasi produk inti kayu. Untuk menjaga lemari penyimpanan kimia dalam kondisi baik, simpan bahan kimia dalam wadah yang kompatibel agar tidak terjadi kebocoran atau kerusakan.

Penyimpanan Bahan Kimia Korosif

Konstruksi high density polyethylene (HDPE) sesuai dengan penyimpanan asam dan basa kuat. Lemari ini menyimpan bahan kimia seperti asam hidroklorik, asam sulfat dan nitrat serta natrium, kalium, dan kalsium hidroksida. Kabinet keselamatan polietilen tidak memiliki bagian logam. Saluran-saluran tersembunyi di rak-rak dan tumpahan langsung tumpah ke tabung anti bocor. Tiga label khusus aplikasi mengidentifikasi konten untuk memisahkan ACID, BASES, dan CORROSIVES yang tidak kompatibel untuk penyimpanan bahan kimia yang aman.

Beberapa jenis dari bahan ini mudah menguap sedangkan lainnya dapat bereaksi dahsyat dengan uap air.  Uap dari asam dapat menyerang/merusak bahan struktur dan peralatan selain itu beracun untuk tenaga manusia.  Harus ada peredaran hawa yang cukup supaya terhindar dari pengumpulan uap sehingga bahan ini harus disimpan dalam ruangan yang sejuk.

Wadah/kemasan dari bahan ini harus ditangani dengan hati-hati, dalam keadaan tertutup dan dipasang label. Kerusakan karena korosi harus diperiksa secara berkala dan semua logam di sekeliling tempat penyimpanan harus dicat.

Penyimpanan Bahan Kimia Berbahaya

Seorang laboran atau tenaga laboratorium wajib paham cara pengelompokan bahan kimia di lemari penyimpanannya. Hal ini untuk memberi lingkungan yang aman dan menghindari bahaya. Bahaya karena bersinggungan secara langsung atau tidak langsung karena bahan kimia berbahaya itu selalu ada sehingga harus berhati-hati dan waspada.

Nah untuk memaksimalkan Chemical Storage Polypropylene, ada beberapa keselamatan yang perlu diperhatikan saat menggunakan lemari penyimpanan bahan kimia.

  • Pastikan semua tutup kontainer diganti dengan erat, dan permukaan wadah bersih dari bahan kimia,
  • Identifikasi semua konten dalam paket dan beri label dengan benar sebelum disimpan di lemari penyimpanan bahan kimia,
  • Jangan menyimpan bahan kimia berdasarkan klasifikasi menurut abjad karena ini dapat menyebabkan reaksi kimia yang berbahaya,
  • Setiap prosedur seperti membuka paket, mentransfer isi, mengeluarkan bahan kimia atau pengambilan sampel tidak akan lengkap di dalam atau di atas lemari,
  • Periksa kabinet secara teratur, segera bersihkan jika ditemukan ada tumpahan atau kebocoran.

Demikian informasi mengenai lemari penyimpanan berbahan polypropylene. Semoga bermanfaat.

Special Corrosive Chemical Storage

Special Corrosive Chemical Storage

Laboratorium merupakan pusatnya aktivitas ilmiah, eksperimen, riset, dan percobaan. Setiap hari tenaga yang bekerja di laboratorium berhubungan secara langsung atau tidak langsung dengan berbagai bahan-bahan kimia. Bahan-bahan itu memiliki sifat yang berbeda-beda, ada yang aman, dan ada juga yang berbahaya serta mudah terbakar. Jika ceroboh atau melakukan kesalahan, bisa saja risiko yang dialami oleh pekerja laboratorium akan fatal.

Selain cairan yang mudah terbakar, ada juga banyak bahan kimia korosif yang disimpan di laboratorium. Karena itulah penting untuk mengetahui sifat-sifat dari bahan kimia yang berada di laboratorium. Berikut ini telah dikelompokkan sifat-sifat bahan kimia berikut dengan cara penyimpanannya.

Berbagai Jenis Bahan Kimia di Laboratorium dan Penyimpanannya

Jenis Bahan Kimia Mudah Terbakar

Dalam laboratorium sering kali dilakukan aktivitas pembakaran cairan atau larutan. Karena itulah penting untuk berhati-hati dan menghindarkan cairan-cairan yang mudah terbakar supaya menghindari risiko kebakaran dan ledakan. Berikut ini adalah cara penyimpanan bahan-bahan kimia yang mudah terbakar:

  • Letakkan pada tempat yang lumayan dingin supaya menghindari penyalaan secara tidak sengaja,
  • Tempat penyimpanan mempunyai peredaran hawa yang cukup, sehingga bocoran uap akan diencerkan konsentrasinya oleh udara untuk mencegah percikan api,
  • Jauhkan lokasi penyimpanan dengan lokasi pembakaran ketika eksperimen,
  • Pisahkan antara bahan oksidator kuat (bahan yang mudah panas dengan sendirinya atau mudah panas jika bereaksi dengan udara atau uap air) dengan lokasi penyimpanan,
  • Letakkan alat pemadam api di sekitar tempat penyimpanan sehingga gampang di gapai,
  • Singkirkan semua sumber api dari tempat penyimpanan,
  • Pasang larangan merokok di sekitar lokasi penyimpanan,
  • Pada daerah penyimpanan dilengkapi alat deteksi asap atau api otomatis dan diperiksa secara periodik.

Jenis Bahan Kimia Reaktif Terhadap Asam

Asam jika bereaksi dengan beberapa bahan kimia akan menghasilkan uap asam dan hawa panas yang nantinya memicu kebakaran. Ruangan penyimpanan untuk bahan ini harus diusahakan berventilas supaya sejuk, berventilasi. Selain itu periksa secara berkala sumber penyalaan api bahkan jika perlu singkirkan jauh-jauh. Kemudian cat dengan cat yang kebal terhadap bahan asam jika konstruksi penyimpanan terbuat dari logam.

Jenis Bahan Kimia Korosif

Contoh bahan korosif, misalnya asam-asam, anhidrida asam, dan alkali. Bahan ini dapat merusak wadah dan bereaksi dengan zat-zat beracun. Oleh karena itu ada special corrosive chemical storage untuk kelompok bahan-bahan ini.

The Globally Harmonized System (GHS) klasifikasi dan pelabelan bahan kimia mendefinisikan kelas ‘korosif terhadap logam’ sebagai “suatu zat atau campuran, yang oleh tindakan kimia akan merusak material, atau bahkan menghancurkan, logam.”

Substansi dengan nilai pH 0 hingga kurang dari 7 dianggap asam. Asam dengan pH di bawah 2 bersifat korosif. Mereka menyerang dan secara perlahan menghancurkan logam seperti baja. Asam hidroklorat, asam sulfat dan asam nitrat adalah semua asam korosif yang digunakan dalam uji laboratorium.

Basa adalah zat dengan nilai pH di atas 7 hingga 14. Basa atau cairan alkali dengan pH di atas 12,5 memiliki efek korosif yang sama dengan asam. Mereka juga menyerang logam dan menggerogoti materi sedikit demi sedikit. Kalsium hidroksida adalah basa korosif umum. Syarat special corrosive chemical storage ini adalah sebagai berikut:

  • Disimpan pada ruangan dingin dan berventilasi
  • Wadah tertutup dan beretiket
  • Dipisahkan dari zat-zat beracun.

Mengelompokkan bahan kimia berbahaya di dalam penyimpanannya sangat diperlukan. Karena jika mengabaikannya maka akan menimbulkan bahaya yang tidak diinginkan. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda.

Alat Alat Kimia

Alat Alat Kimia

Laboratorium merupakan pusat kegiatan eksperimen dan penelitian. Tempat ini biasanya ada di setiap klinik, rumah sakit, sekolah ataupun universitas. Ada berbagai jenis laboratorium yang dibagi berdasarkan dengan fungsinya, salah satunya adalah laboratorium kimia. Pada laboratorium ini kegiatannya akan berpusat pada analisa bahan-bahan kimia entah organik, anorganik, dan juga biokimia.

Untuk menunjang kelancaran penelitian atau eksperimen kimia, diperlukan alat-alat kimia pada laboratorium tersebut. Apa saja alat alat kimia itu? Simak uraian di bawah ini.

Alat-alat Kimia Pada Setiap Laboratorium

Alat Laboratorium Kimia Gelas Ukur

Alat ini adalah peralatan dasar yang selalu ada di setiap laboratorium. Gelas ukur merupakan alat laboratorium untuk mengukur volume larutan. Gelas ukur memiliki volume bervariasi mulai dari volume 10mL sampai 2L. Gelas ukur memiliki bentuk pipa dan pada dasarnya terbuat dari plastik (polipropilen) yang disertai dengan bagian bawah yang cukup lebar untuk pijkan menjaga kestabilan gelas ukur saat berdiri.

Alat Laboratorium Kimia Kaki Tiga

Kaki tiga dalam alat laboratorium adalah besi yang mempunyai 3 kaki yang memiliki fungsi sebagai penyangga ring. Fungsi kaki tiga adalah sebagai penahan kawat kasa dan penyangga ketika proses pemanasan.

Alat Laboratorium Kimia Kawat Kasa

Kegunaan kawat kasa adalah untuk menahan gelas ukur saat proses pemanasan menggunakan pemanas bunsen atau pemanas spiritus. Kawat kasa juga ditopang alat kaki tiga pada bagian bawahnya untuk membuat proses pemanasan berjalan maksimal.

Alat Laboratorium Kimia Corong Pisah

Corong pisah dilengkapi tutup dan bagian penyumbat di atas. Alat lab kimia ini dibuat dari kaca borosilikat. Sedangkan penutupnyanya terbuat dari teflon ataupun kaca. Corong pisah mempunyai bentuk kerucut dengan beraneka bentuk tangkai, ada yang bertangkai pendek, panjang dilengkapi dengan penyambung gelas asah standar dan pengatur tetesan.

Alat Laboratorium Kimia Tabung Reaksi

Alat ini berbentuk tabung sebesar ukuran jari orang dewasa. Tabung reaksi ini dibuat dalam berbagai macam ukuran, umumnya ukuran yang sering diapakai berdiameter 10-20 dengan panjang 50-200 mm. Utamanya Tabung reaksi untuk uji kualitatif. Gelas ini terbuat dari plastik atau kaca yang bagian atasnya terbuka dan bagian bawah berbentuk U. Tabung reaksi ini berguna untuk menampung, mencampur, dan memanaskan sejumlah bahan kimia atau nonkimia padat ataupun cair.

Alat Laboratorium Kimia Labu Erlenmeyer

Nama labu erlenmeyer nama tersebut diambil dari kimiawan asal Jerman bernama Emil Erlenmeyer. Labu ini merupakan jenis labu laboratorium berbentuk kerucut dengan leher silinder dan bagian dasar berbentuk datar. Labu erlenmeyer tahan akan panas karena terbuat dari borosilikat. Kapasitas volumenya mulai dari 50 hingga 500 ml. Fungsi labu erlenmeyer adalah untuk menyimpan cairan dan sering digunakan untuk mencampur, mengukur.

Alat Laboratorium Kimia Water Bath Laboratorium

Alat ini populer untuk memanaskan bahan kimia yang mudah terbakar sehingga tidak perlu api terbuka dan mencegah kebakaran. Water bath laboratorium ini merupakan wadah yang diisi dengan air panas yang nantinya digunakan untuk menetaskan sampel dalam air.

Oven Laboratorium

Seperti kegunaan pada umumnya, oven adalah alat untuk memanaskan dan mengeringkan sesuatu. Bedanya pada laboratorium, oven ini dipakai untuk membantu mengeringkan peralatan laboratorium seperti gelas dan mengeringkan zat kimia pelarut organik. Tidak semua alat laboratorium bisa dikeringkan dengan oven. Umumnya gelas laboratorium dengan ketelitian rendah lah yang dikeringkan dengan oven ini.

Demikianlah penjelasan mengenai alat alat kimia laboratorium. Semoga bermanfaat.

Distributor Alat Laboratorium

Distributor Alat Laboratorium

Jika Anda berprofesi di bidang farmasi, kesehatan, atau kimia pasti tidak asing dengan bermacam-macam peralatan yang ada di laboratorium. Bahkan jika Anda bertugas memastikan stok atau ketersediaan peralatan tersebut, pastinya Anda sering mencari-cari distributor alat laboratorium yang lengkap dan murah. Alat-alat laboratorium ada banyak macamnya. Tidak jarang pula ada alat yang stok nya terbatas sehingga kesulitan dalam mencari alat lab.

Laboratorium pasti ada di setiap klinik, rumah sakit, sekolah, universitas atau bidang penelitian lainnya. Laboratorium ini terbagi jadi laboratorium fisika, kimia, atau mikrobiologi. Ada puluhan bahkan ratusan alat yang digunakan pada setiap laboratorium. Sekarang ini tidak perlu bersusah payah dalam membeli alat laboratorium, karena ada Lab Nusantara yang menjual alat laboratorium lengkap dan harga terjangkau guna kelancaran penelitian dan eksperimen.

Lab Nusantara, Distributor Alat Laboratorium Murah dan Lengkap di Indonesia

Mengapa Harus Lab Nusantara?

Terjamin Kualitasnya

Lab Nusantara paham bahwa untuk melakukan kegiatan penelitian atau pemeriksaan dibutuhkan alat kesehatan maupun alat laboratorium yang berkualitas. Karena jika alat lab tidak terjamin kualitas, bisa saja hasil atau diagnosis yang dihasilkan tidak akurat. Lab Nusantara menjamin alat lab dan alat kesehatan yang dijual berkualitas dengan berbagai keunggulan sehingga Anda sebagai konsumen tidak perlu was-was.

Lab Nusantara merupakan distributor alat untuk laboratorium dengan kualitas dan kuantitas produk yang terjamin keasliannya. Alat-alat laboratorium milik Lab Nusantara sudah tersebar ke seluruh daerah di Indonesia.

Peralatan Lengkap

Di dalam laboratorium ada berbagai macam alat dengan berbagai bentuk, ukuran dan kegunaan untuk menunjang tugas petugas laboratorium. Lab Nusantara menyediakan alat-alat laboratorium yang sesuai dengan kebutuhan berbagai jenis laboratorium, di antaranya:

  • Peralatan dasar laboratorium berupa gelas kimia, gelas ukur, pipet, tabung reaksi, dan lain sebagainya,
  • Alat rapid test untuk membuat diagnosa medis dengan cepat,
  • Alat cek urine untuk mengetes urine,
  • Berbagai macam alat sentrifus untuk memisahkan cairan,
  • Berbagai alat penyediaan dan pengecekan darah seperti kantung darah, freezer darah dan lainnya,
  • Alat pengecekan ketahanan tubuh.

Tidak hanya alat-alat kesehatan dan laboratorium saja, Lab Nusantara juga melayani furniture untuk laboratorium Anda.

Tim yang Profesional di Bidangnya

Lab Nusantara memiliki tim dengan berbagai kalangan profesional di bidangnya. Beberapa ahli ini yang nantinya menjamin kualitas dari peralatan yang diperjual belikan. Tim Lab Nusantara akan memberi pelayanan yang baik untuk konsumen sehingga konsumen bisa mendapatkan alat laboratorium yang diinginkan.

Melayani Penjualan Offline dan Online

Alamat Lab Nusantara ada di Jl. Bintaro Permai Raya no 3, Bintaro Baru, Jakarta Selatan. Namun kami tidak hanya melayani penjualan offline saja. Untuk memudahkan jangkauan penjualan untuk konsumen di luar kota dan luar pulau, Lab Nusantara juga melayani penjualan secara online. Toko online kami yang dapat Anda percaya karena kami sudah berpengalaman dalam menjual berbagai macam produk laboratorium.

Tidak perlu takut dan merasa khawatir mendapatkan barang palsu, karena produk dari Lab Nusantara 100% asli dan bergaransi. Jadi jika Anda berminat untuk membeli produk laboratorium dengan kualitas yang sangat baik dan dengan terjangkau dan berkualitas, distributor alat Laboratorium Lab Nusantara siap untuk pengiriman ke seluruh daerah di Indonesia. Tunggu apa lagi, segera beli atau pesan lewat website labnusantara.co.id untuk mendapatkan alat-alat laboratorium yang Anda inginkan.

Untuk informasi lebih lanjut tentang harga dan pemesanan, silahkan hubungi kami.

Jual Alat Laboratorium

Jual Alat Laboratorium

Di mana tempat jual alat laboratorium yang memberi harga murah dan lengkap? Pertanyaan ini akan sering muncul di kalangan petugas medis atau bagian pembelian di tiap-tiap laboratorium. Entah di rumah sakit, klinik, atau sekolah. Jika sering berhubungan dengan stok alat di laboratorium tentunya akan mencari penyedia alat laboratorium yang tidak hanya murah namun juga memiliki standar dan berkualitas supaya penelitian yang dilakukan akan berjalan lancar.

Kini ada Lab Nusantara yang menjadi solusi untuk pengadaan stok-stok peralatan laboratorium yang berkualitas dan dengan harga terjangkau. Selain menyediakan alat-alat laboratorium, Lab Nusantara juga memberi layanan untuk membuat furniture laboratorium supaya kegiatan riset, eksperimen, atau penelitian dapat berlangsung sempurna. Berikut ini adalah berbagai jenis alat laboratorium yang tersedia.

Berbagai Alat Laboratorium yang Tersedia di Lab Nusantara

Jual Alat Darah di Laboratorium

Lab Nusantara menyediakan alat pemeriksaan darah yang pastinya diperlukan setiap klinik dan rumah sakit. Ada berbagai macam alat-alat yang mendukung pengerjaan penelitian darah yakni timbangan darah, freezer darah, kantong darah, kulkas darah, pencair darah, dan box pendingin untuk menjamin darah disimpan dalam suhu yang sesuai dan stabil. Selain itu ada juga cell counter yaitu alat penghitung sel darah.

Harga tiap-tiap alat dijual bervariasi sesuai kegunaan dan fungsinya. Untuk kantung darah sebagai tempat penyimpanan darah juga bervariasi sesuai dengan kapasitas volumenya.

Jual Berbagai Gelas Ukur dan Tabung

Gelas ukur dan tabung reaksi merupakan alat yang penting di laboratorium. Ada banyak macamnya gelas dan tabung dengan berbagai bentuk dan fungsinya. Semua tersedia dengan lengkap di Lab Nusantara. Sehingga Anda hanya perlu memilih sesuai dengan kebutuhan laboratorium Anda.

Jual Berbagai Alat Mikropipet

Pipet merupakan alat yang selalu ada di setiap laboratorium. Pipet ini berfungsi untuk memipet atau memindahkan cairan atau larutan dari satu wadah ke wadah lainnya. Lab Nusantara menyediakan berbagai macam pipet dari pipet tetes hingga pipet volume. Semua tersedia lengkap dengan harga yang bervariasi dan juga terjangkau.

Jual Alat Laboratorium Rapid Test

Lab Nusantara juga menyediakan berbagai alat untuk keperluan rapid tes malaria, narkoba, sipilis, HIV, dan lainnya. Rapid tes adalah tes untuk diagnosa medis secara cepat.

Jual Alat Pengecek Urine

Selain itu, Lab Nusantara juga menyediakan banyak alat pengecek urine dengan harga murah. Setiap rumah sakit pasti membutuhkan urine analyzer untuk pemeriksaan yang akurat. Ada juga kertas untuk pH tester yang bisa Anda beli.

Jual Alat Sentrifus

Lab Nusantara menyediakan alat sentrifus yang bermacam-macam model sesuai dengan kebutuhan lab. Alat ini digunakan oleh laboratorium klinik atau rumah sakit sebagai pengaduk, pemisah urine, komponen darah, ataupun sampel cairan sehingga dapat dilakukan ke pemeriksaan selanjutnya. Intinya digunakan untuk memisahkan cairan dan padatan dengan cara diputar.

Jual Alat Cek Imunitas

Lab Nusantara juga menyediakan alat untuk memeriksa daya tahan tubuh. Alat ini penting dimiliki di laboratorium. Lab Nusantara menyediakan alat canggih ini untuk memudahkan pengecekan kondisi pasien.

Lengkap bukan? Lab Nusantara sudah dipercaya menjadi mitra berbagai rumah sakit dan klinik. Lab Nusantara mengutamakan kualitas karena memahami kebutuhan penelitian di laboratorium. Jika Anda ingin membeli alat laboratorium, langsung saja kunjungi website labnusantara.co.id. Lab Nusantara juga melayani pembelian alat laboratorium secara online sehingga dapat dikirim hingga ke luar kota di seluruh Indonesia.

Alat Laboratorium Kimia

Alat Laboratorium Kimia

Laboratorium merupakan tempat dengan segala aktivitas ilmiah, yang di dalamnya terdapat riset, eksperimen, dan percobaan. Alat-alat laboratorium memiliki fungsi penting dalam setiap eksperimen. Supaya percobaan atau eksperimen yang dilakukan dapat berjalan dengan sempurna maka diperlukan berbagai peralatan yang lengkap dan memiliki standar kualitas tinggi.

Laboratorium itu sendiri dibagi berdasarkan dengan fungsi dan kegiatannya. Di antaranya yaitu laboratorium kimia yang kegiatan praktikum akan berhubungan dengan analisa kimia. Lalu laboratorium fisika yang kegiatannya berhubungan dengan analisa fisik sebuah produk. Kemudian laboratorium mikrobiologi. Peralatan lab tiap laboratorium itu umumnya sama. Berikut ini akan dibahas alat-alat pada laboratorium kimia.

Beberapa Contoh Alat Laboratorium Kimia

Pipet Tetes

Pipet digunakan untuk memindahkan volume cairan dengan kapasitas tertentu. Pipet ini terbagi beberapa jenis tergantung bentuk, fungsi, dan tingkat ketelitian yang berbeda. Pipet tetes mampu memindahkan cairan dalam jumlah yang sangat kecil yaitu berupa tetesan. Hal ini dikarenakan bentuk dari pipet ini yang berupa pipa kecil yang ditutupi dengan karet penghisap di bagian atasnya.

Pipet Volume / Gondok

Pipet volume atau bisa juga disebut dengan pipet gondok terbuat dari bahan gelas soda jernih. Ukuran pipet gondok ini lebih besar daripada pipet tetes sehingga dapat memipet sampel larutan pada wadah satu ke wadah lain. Peralatan laboratorium ini adalah salah satu alat ukur disertai volume dengan tingkat keakurasian yang tinggi.

Pipet volume berbentuk menggembung pada bagian di tengahnya. Fungsinya sama seperti pipet tetes yakni memindahkan atau memipet larutan dengan volume yang tepat dan sesuai dengan label yang tertera pada bagian yang menggelembung tersebut.

Kondensor

Kondesor mempunyai fungsi untuk mendinginkan cairan panas dan mengembunkan uap ketika terjadi proses reaksi.

Batang Pengaduk

Batang pengaduk digunakan untuk mengaduk larutan bersama bahan kimia untuk kepentingan praktik di laboratorium. Ukurannya hampir sama dengan sedotan minuman dengan panjang bervariasi antara 6 hingga 30 cm sesuai kebutuhan lalu ujungnya membulat. Dalam mengaduk dengan batang pengaduk ini diharapkan tidak terlalu kasar supaya wadah tidak pecah dan larutan tidak memercik keluar.

Rak Tabung Reaksi

Rak tabung reaksi terbuat dari kayu dengan 6 lubang dalam dua baris sehingga total ada 12 lubang dengan 12 lelukan di bawahnya untuk menyimpan tabung reaksi. Fungsi tabung reaksi adalah sebagai tempat penyimpanan tabung reaksi dalam segala ukuran, mengeringkan dan menjaga tabung reaksi agar tidak berjamur.

Filler

Filler adalah alat penghisap larutan atau sampel cairan. Terbuat dari karet yang dijamin aman dan tidak mudah rusak karena bersifat tahan terhadap bahan kimia. Biasanya dipasang pada ujung pipet.

Pembakar Bunsen

Fungsi pembakar bunsen adalah untuk pemanasan, pembakaran dan sterilisasi jarum osi atau lainnya. Pemanas yang bentuknya seperti tabung yang berisi bahan bakar dan memiliki sumbu yang dapat menghasilkan api. Nyala api yang dihasilkan pembakar bunsen adalah gas tunggal.

Pembakar Spiritus

Sama seperti pembakar bunsen, fungsi pembakar spiritus adalah untuk memanasi larutan atau membakar zat proses percobaan kimia.

Desikator

Desikator adalah alat laboratorium kimia yang berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan zat atau sampel yang harus dijaga kelembapan nya. Selain itu juga sebagai tempat untuk mendinginkan alat gelas atau badan yang akan ditimbang setelah dipanaskan.

Di dalam desikator terdapat piringan porselin berpori yang digunakan untuk meletakkan alat-alat gelas. Pada bagian bawahnya diisi dengan bahan pengering berupa silika gel.

Nah, itulah beberapa alat pada laboratorium kimia.

Alat Alat Laboratorium

Alat Alat Laboratorium

Di dalam laboratorium, ada banyak alat-alat yang digunakan dengan fungsi masing-masing. Setiap fungsi dari masing-masing alat itu harus diketahui supaya tidak terjadi kesalahan ketika penggunaannya. Sebagian besar alat-alat laboratorium terbuat dari terbuat dari bahan utama gelas. Bahan gelas itu tidak mudah mencair dan memiliki angka muai yang kecil sehingga dapat dipanaskan dalam suhu yang tinggi lalu direndam ke air dingin tanpa menimbulkan keretakan atau bahkan pecah.

Bahan gelas yang memiliki sifat tersebut dinamakan dengan gelas boroksilikat. Selain gelas, alat laboratorium lain ada yang terbuat dari kayu, karet, dan plastik. Lalu apa saja alat-alat di laboratorium yang terbuat dari bahan boroksillikat? Berikut adalah beberapa daftarnya beserta dengan kegunaan atau fungsinya.

Beragam Alat Alat Laboratorium Berbahan Gelas

Gelas Kimia (Beaker Glass)

Disebut juga gelas piala. Berbentuk silinder dengan alas yang datar. Biasanya terbuat dari tipe boroksilikat. Bentuk beaker glass memiliki beberapa tipe, tinggi dan pendek. Kapasitas volume gelas kimia berkisar antara 5 hingga 6 Liter.

Fungsinya adalah sebagai berikut:

  • Sebagai wadah untuk melarutkan zat,
  • Wadah memanaskan,
  • Menguapkan larutan atau air.

Labu Erlenmeyer (Erlenmeyer Flask)

Labu elenmeyer ini juga terbuat dari boroksilikat. Ada dua jenisnya yakni dengan tutup dan tanpa tutup. Mulut dan tutup labu erlenmeyer berbahan dari kaca asah. Volume labu elenmeyer dapat menampung larutan dari 25 hingga 2000 mL. Labu ini merupakan jenis labu laboratorium berbentuk kerucut dengan leher silinder dan bagian dasar berbentuk datar.

Fungsi:

  • Labu erlenmeyer yang memiliki tutup asah dipakai untuk pelarutan reaksi dengan dengan pengocokkan kuat,
  • Labu erlenmeyer tidak bertutup digunakan untuk melarutkan reaksi dengan pengocokkan lemah hingga sedang.

Tabung Reaksi (Test Tube)

Selain terbuat dari gelas boroksilikat, tabung reaksi biasanya juga terbuat dari gelas jenis Fiolax, Soda, dan Supermax. Masing-masing bahan memiliki sifat sendiri. Soda Glass berdinding tipis dan sifatnya tidak tahan panas. Fiolax Glass juga memiliki dinding tpis, tidak peka terhadap pemanasan setempat dan perubahan panas. Sementara jenis Supermax sama seperti Boroksilikat yang tahan terhadap panas.

Ukuran tabung reaksi berdiameter antara 70 sampai dengan 200 mm. Ukuran ini ini berdasarkan atas diameter mulut tabung bagian dalam dan panjang tabung. Beberapa tabung reaksi memiliki tutup yang digunakan untuk meletakkan sampel (darah).

Fungsi:

  • Menampung hingga mereaksikan larutan,
  • Untuk memanaskan bahan-bahan kimia baik cair atau padat.

Labu Ukur (Volumetrik Flask)

Labu ukur ini memiliki mulut labu dengan ukuran standar yang dilengkapi dengan tutupnya (dapat berupa teflon atau kaca asah). Tampungan atau volume labu ukur kapasitasnya dari 5 sampai dengan 2 Liter. Bagian lehernya yang terdapat sebuah lingkaran volume, gradasi, suhu kalibrasi, toleransi, dan kelas gelas sehingga ketelitiannya sangat tinggi.

Fungsi alat ini adalah untuk:

  • Mengencerkan larutan sampai volume tertentu,
  • Menyisakan larutan kimia analitik dengan konsentrasi dan jumlah yang berakurasi tinggi.

Gelas Ukur (Measuring Cylinders)

Bagian bawah gelas ukur ini cukup lebar untuk jadi pijakan saat berdiri. Sehingga bentuknya seperti pipa silinder. Kapasitas volume gelas ukur 5 hingga 2000 mL.

Fungsi:

  • Biasa dipakai sebagai wadah rendaman pipet ketika dalam asam pencuci,
  • Gelas ukur dengan tutup dipergunakan untuk melarutkan zat hingga volume tertentu.

Masih ada banyak lagi alat alat laboratorium yang berbahan gelas. Di atas itu adalah beberapa contoh di antaranya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat, untuk bisa di berikan informasinya untuk orang lain atau untuk urusan diri sendiri.