Lemari Asam Lokal

Lemari Asam Lokal

Bagi Anda yang belum paham mengenai lemari asam, maka perlu dimengerti bahwa keberadaan lemari ini sangat penting di dalam laboratorium. Lemari ini digunakan sebagai piranti ventilasi lokal yang memang dibuat untuk tujuan pengurangan paparan uap beracun, gas yang berbahaya serta debu yang dihasilkan dari proses kimia.

Ukuran lemari asam lokal biasanya cukup besar dan memiliki kabinet yang ada di dasar yang bertujuan sebagai meja atau penahan. Kegunaan dari lemari asam ini cukup jelas, yaitu untuk perlindungan terhadap setiap personil laboratorium agar tidak tekena bahaya dari gas yang mungkin saja beracun yang terjadi ketika ada pengujian serta berbagai riset yang kerap terjadi di laboratorium.

Informasi Mengenai Lemari Asam

Jenis Lemari Asam

Ducting dan ductless adalah dua jenis lemari asam yang paling umum. Walaupun berbeda di ketersediaan ducting, namun keduanya memiliki prinsip kerja yang sama. Udara yang dihasilkan akan dihisap dari depan pintu lemari yang nantinya oleh blower hisap akan dikeluarkan. Biasanya pembuangan akhir adalah keluar gedung atau ke bahan penyaring yang sudah disediakan.

Pembuatan lemari asam memang harus detail dan akurat. Sebab udara yang dihasilkan dari reaksi kimia yang terjadi di dalam fume-hood bisa saja berbahaya apabila terhirup oleh personil laboratorium. Pengecekan rutin juga harus dilakukan untuk menghindari adanya kerusakan maupun kebocoran.

Fitur Desain Lemari Asam

Dahulu, bahan yang kerap digunakan untuk membuat lemari asam adalah dari kayu. Penggunaan bahan pelat yang sudah terlapisi bubuk epoxy mulai digunakan pada tahun 70-an. Seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi, maka penggunaan bahan campuran serat kayu dan plastik laminasi atau yang disebut dengan phenolic resin pun marak digunakan mulai awal 90-an. Bahan ini lebih banyak digunakan hingga sekarang karena sifatnya yang tahan api dan bahan kimia.

Umumnya, lemari asam memiliki 5 ukuran yang memanjang ke samping. Biasanya lemari ini terdiri dari ukuran mulai 1000 mm hingga 2000 mm. Untuk kedalamannya pun beragam, yang paling kecil biasanya adalah ukuran 700 mm. Sedangkan untuk tinggi lemari asam biasanya mulai dari 1900 mm. Pada bagian depan, pintu kaca yang digunakan adalah jenis sash window yaitu yang bisa ditarik ke bawah dan atas.

Fitur Pengaturan Pada Lemari Asam

Untuk pembuatan lemari asam lokal bisanya selalu ada beberapa fitur yang umum antara lain adalah keran gas, keran air, kontrol lampu penerangan, kontrol blower hisap, sinyal peringatan apabila pintu depan dibuka terlalu tinggi  dan juga sinyal peringatan apabila aliran udara terlalu rendah.

Lapisan Dalam Lemari Asam

Sedangkan untuk bagian dalam di lemari yang juga dikenal dengan nama fume-hood ini terdiri dari epoxy resin, phenolic resin, square corner stainless steel, fiberglas reinforced polyester (FRP), cement board, Coved Corner Stainless Steel for Radio Chem applications serta HPL (High Pressure Laminate).

Counter Top (Meja Kerja) Lemari Asam

Untuk pembuatan meja kerja biasanya terdiri dari epoxy resin, phenolic resin serta  Stainless Steel Sus 316. Bahan-bahan yang digunakan jelas harus bahan yang berkualitas karena kegunaan lemari asam sangat krusial.

Selain yang disebutkan di atas, masih ada beberapa macam lemari asam lokal lain, tergantung dari kebutuhan tiap laboratorium. Untuk kebutuhan yang lebih kompleks, biasanya laboratorium besar akan memesan khusus lemari asam kepada perusahaan terpercaya. Konsultasi kepada perusahaan terpercaya semacam ini akan membuat pekerjaan di dalam laboratorium menjadi lebih efektif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *