Jasa Pembuatan Furniture Laboratorium

Jasa Pembuatan Furniture Laboratorium

Laboratorium merupakan ruangan yang digunakan untuk melakukan pengamatan, penyidikan dan uji coba dan di dalamnya terdapat berbagai macam furniture yang memiliki fungsi berbeda-beda. Berbagai macam furniture yang ada di ruangan laboratorium harus dibuat dari bahan yang berkualitas agar tahan terhadap bahan-bahan kimia serta gas yang ada.

Jasa pembuatan furniture laboratorium akan berpengaruh terhadap hasil furniture yang digunakan. Oleh sebab itu, gunakan jasa pembuatan furniture yang sudah profesional dan menggunakan bahan kualitas tinggi untuk membuat furnitur nya sehingga Anda tidak kecewa dengan hasil furniture yang sudah dibuat.

Berbagai macam furniture yang ada di ruangan laboratorium tentu akan berpengaruh terhadap tampilan ruangan laboratorium. Oleh sebab itu jangan sebarangan menggunakan jasa pembuatan furniture yang belum jelas keahliannya.

Mengenal Jenis Furniture yang ada di Laboratorium

Hot Plate Magnetic Stirrer

Hot plate magnetic stirrer merupakan salah satu jenis furniture yang ada di ruangan laboratorium. Fungsi dari furniture ini adalah untuk memanaskan dan menghomogenkan antara suatu larutan dengan pengadukan.

Pengadukan yang akan dipanaskan dengan larutan menggunakan hot plate magnetic stirrer dibantu oleh batang magnet yang dapat mengatur kecepatannya sesuai dengan keinginannya.

Furniture laboratorium yang satu ini merupakan alat yang dihubungkan secara langsung dengan sumber listrik dengan tombol pengatur kecepatan pengadukan serta kecepatan pengadukan. Bahan yang digunakan untuk membuat hot plate magnetic stirrer tentu bahan yang kuat terhadap panas.

Lemari Asam Laboratorium

Lemari asam laboratorium merupakan furniture yang wajib ada di dalam ruangan. Kegunaan dari lemari asam sangatlah banyak diantaranya yaitu untuk menyimpan bahan kimia asam dengan konsentrasi tinggi. Lemari asam pada ruangan laboratorium akan digunakan sebagai alat yang menghasilkan uap.

Uap yang dimaksud yaitu uap dari hasil uji coba dan biasanya terbuat dari larutan asap yang sangat pekat. Uap tersebut akan membahayakan penggunanya jika sampai terpapar di ruangan terbuka.

Dengan adanya lemari asam ini, maka uap dari hasil uji coba akan dikeluarkan ke luar ruangan laboratorium menggunakan saluran udara yang dimilikinya. Sirkulasi udara yang dimiliki oleh lemari asam berperan penting terhadap kinerjanya. Karena sirkulasi udara tersebut tidak akan membuat pengguna terkena asap atau uap yang dihasilkan dari larutan asam yang sangat pekat.

Bahan yang digunakan untuk membuat lemari asam harus terbuat dari bahan yang tahan terhadap zat kimia serta tidak mudah korosif dengan zat kimia baik bersifat asam maupun basa. Selain itu bahan lemari asam harus tahan terhadap ledakan.

Timbangan Digital

Timbangan digital di laboratorium berfungsi untuk mengukur sampel dari bahan kimia yang akan digunakan untuk melakukan penyidikan atau observasi. Kinerja dari timbangan digital ini sangat elektronis. Pada umumnya cara kerja timbangan digital yaitu menggunakan arus lemah serta indikatornya merupakan angka digital pada layar timbangan.

Bahan yang digunakan untuk membuat timbangan digital tentunya harus tahan terhadap bahan kimia karena timbangan akan sering digunakan untuk mengukur zat kimia yang akan digunakan untuk uji coba praktikum di ruang laboratorium.

Oven Laboratorium

Oven yang ada di ruangan laboratorium berfungsi untuk memanaskan dan mengeringkan alat-alat gelas dengan ketelitian yang rendah dan bahan kimia pelarut organik. Oven ini tidak bisa digunakan untuk mengeringkan alat yang mempunyai ketelitian tinggi sebab alat tersebut mengalami pemuaian sehingga ketelitiannya tidak akan tepat.

Oven yang digunakan di ruangan laboratorium tentunya harus terbuat dari bahan yang tahan terhadap suhu panas yang tinggi. Pastikan Anda menggunakan Jasa pembuatan furniture laboratorium yang sudah ahli untuk menghasilkan furniture berkualitas.

Hubungi kami untuk membuat furniture laboratorium melalui labnusantara.co.id. Kami akan melayani pembuatan furniture dengan bahan khusus dan melayani konsumen secara online di seluruh wilayah Indonesia.

Fume Hood Laboratorium

Fume Hood Laboratorium

Lemari asam atau fume hood merupakan ventilasi lokal yang berfungsi untuk melindungi penggunanya dari bahan-bahan kimia, uap, panas api, serta gas beracun yang bisa membahayakan penggunanya. Adanya lemari asam pada laboratorium sangat diperlukan karena berguna untuk menyimpan berbagai macam zat kimia yang bersifat asam dan mudah sekali menguap.

Fume hood laboratorium atau lemari asam memiliki banyak sekali fungsi dari merawat bahan kimia berbahaya, tempat menyimpan alat yang berisikan gas beracun, dan lain sebagainya. Namun fungsi utama dari fume hood laboratorium ini adalah sebagai perantara untuk memindahkan bahan kimia asam konsentrasi tinggi.

Pada sebuah lemari asam laboratorium, terdapat sirkulasi udara yang berguna untuk menjaga lemari asam agar tetap berfungsi sebagaimana mestinya dalam menyimpan bahan kimia dan memindahkan bahan kimia asam konsentrasi tinggi.

Fungsi, Komponen, Serta Jenis Lemari Asam

Fungsi Lemari Asam

Di dalam laboratorium, lemari asam sangat dibutuhkan, karena fungsi dari lemari asam sangat berperan penting untuk melindungi penggunanya dari bahan-bahan kimia. Adapun fungsi fume hood laboratorium adalah sebagai berikut:

  1. Lemari asam berfungsi sebagai tempat reaksi kimia terutama pada bahan kimia yang menggunakan bahan mudah menguap serta gas berbahaya.
  2. Lemari asam berfungsi sebagai tempat untuk mentransfer bahan bakar kimia dan bahan biologi.
  3. Laboratorium memiliki sirkulasi udara yang berperan penting untuk memegang peran penting dalam mengatur aman atau tidaknya lemari asam. Selain itu, bahan-bahan yang ada pada lemari asam bisa terlindungi dari bahan-bahan kimia serta asap dan gas berbahaya.

Komponen Lemari Asam

Dalam memilih lemari asam atau fume hood, ada 3 komponen yang perlu Anda perhatikan. Komponen lemari asam tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Lemari asam yang Anda pilih harus tahan terhadap bahan kimia organik.
  2. Lemari asam tahan terhadap bahan kimia khususnya bahan kimia yang bersifat korosif (asam dan basa).
  3. Lemari asam yang tahan terhadap ledakan.

Ketiga komponen lemari asam di atas harus benar-benar Anda perhatikan. Karena selain harga dari lemari asam laboratorium, komponen penting juga harus dipertimbangkan untuk memperoleh lemari asam berkualitas.

Jenis Lemari Asam

Ada 2 jenis lemari asam yang perlu Anda ketahui, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Lemari Asam Ducting

Lemari asam dengan ducting yaitu lemari asam yang bekerja dengan menghisap uap, gas, dan debu kemudian langsung dihembuskan ke atmosfir di luar gedung. Lemari asam ducting ini dilengkapi dengan saluran udara.

  1. Lemari Asam Tanpa Ducting

Lemari asam ductless atau lemari asam tanpa ducting ialah lemari asam yang tidak memiliki saluran udara. Udara yang ada akan di hisab menggunakan lemari asam tanpa ducting melalui penyaringan hingga 2 kali yaitu penyaringan Pre-Filter dan penyaringan utama yaitu berbahan dari Charcoal Filter.

Gas ammonia serta carbon monoksida bisa di hisab melalui saringan utama sehingga hasil udara akan langsung dikeluarkan dari dalam ruangan. Kebanyakan dari orang yang akan menggunakan lemari asam ductless ini masih bingung dan ragu karena beberapa kekurangan dari lemari asam.

Kekurangan lemari asam tanpa ducting diantaranya adalah filter harus selalu dicek, dan risiko kepada pengguna di dalam laboratorium akan lebih besar untuk menghirup gas yang ada di lemari asam. Selain itu, lemari asam ductless juga akan menimbulkan suara bising sebab terdapat Fan-hisap pada lemari asam.

Namun lemari asam ductless juga memiliki berbagai kelebihan yang membuat penggunanya lebih memilih lemari ini dibandingkan memilih lemari ducting. Kelebihan dari lemari tanpa ducting yaitu lemari bisa dipindah-pindahkan sesuai posisi yang diinginkan oleh penggunanya.

Selain itu kelebihan dari lemari asam tanpa ducting yaitu udara atau gas yang dihasilkan dari proses uji coba tidak langsung bebas ke atmosfir, pada lemari asam tanpa ducting juga tidak memerlukan saluran udara khusus untuk membuang hisapan gas, uap atau bahan kimia yang berbahaya.

Fume Hood Laboratory Design

Fume Hood Laboratory Design

Fume hood atau lemari asam ialah perangkat ventilasi lokal yang dirancang secara khusus untuk dijadikan sebagai pembatas pada paparan berbahaya atau beracun asap, uap maupun debu. Fume hood ini sangat berfungsi untuk mengisi ruang laboratorium guna melindungi pengguna dari gas yang beracun.

Selain melindungi pengguna dari gas beracun, lemari asap berfungsi untuk memberikan perlindungan jika terjadi ledakan, tumpahan penahan, dan berguna untuk melengkapi ruang kerja atau laboratorium.

Setiap fume hood dibuat oleh pabrik dengan desain dan spesifikasi yang berbeda-beda. Namun pada dasarnya fume hood laboratory design dibuat sesuai dengan bagian-bagian yang mendasar. Untuk mengetahui apa saja bagian mendasar dari fume hood, maka bisa Anda simak informasi berikut ini.

Bagian-bagian Fume Hood dan Fume Hood Laboratory Design

Bagian-bagian Fume hood

Ada beberapa bagian dasar yang dibuat untuk melengkapi pembuatan fume hood atau lemari asam sehingga hasilnya akan lebih sempurna. Bagian dasar dari fume hood atau lemari asam diantaranya adalah:

  1. Sash, yaitu bagian pintu sliding pada lemari asam yang bersifat safety guard. Pada umumnya bagian ini dibuat dari bahan kaca atau akrilik.
  2. Lighting Equipment, yaitu bagian dari lemari asam yang terletak di dalam. Lighting equipment tersebut merupakan lampu Fluorescent yang berguna untuk menerangi lemari asam khususnya bagian dalam.
  3. Top Table (Meja Kerja) meja atau alas kerja yang digunakan untuk fume hood yaitu terbuat dari phenolic resin. Tujuan dari penggunaan phenolic resin ini adalah untuk melindungi dari bahan kimia.
  4. Sink, yaitu bagian dasar fume hood yang digunakan sebagai tempat cuci alat setelah digunakan untuk uji coba agar tetap higienis.
  5. Faucet, ialah kran air yang digunakan untuk mencuci alat-alat serta untuk pembilasan alat.
  6. Base Cabinet, yaitu lemari khusus yang ada pada fume hood untuk menyimpan bahan kimia.
  7. Button Operating Switches, bagian dasar fume hood yang terdiri dari tombol ON/OFF, power lamp, dan stop kontak.
  8. Side Wall, yaitu dinding pada fume hood dan berguna untuk menahan uap serta tumpahan bahan kimia yang terbuat dari Polypropylene.
  9. Air Flow Velocity, yaitu bagian dasar fume hood yang berguna untuk mengatur kecepatan aliran udara.
  10. Baffle, sama dengan air flow velocity yaitu untuk mengatur aliran udara agar bisa terhisap secara efektif oleh blower.
  11. Ducting, ialah sebuah pipa guna mengeluarkan udara.
  12. Blower, ialah alat pada lemari asam dan berguna untuk menghisap serta membuang udara keluar.

Desain Lemari Asam

Lemari asam biasanya banyak dibuat menggunakan bahan kayu. Namun sejak tahun 70-80.an, secara perlahan lemari asam dibuat dengan menggunakan bahan pelat kemudian dilapisi bubuk epoxy. Secara perlahan lemari asam tersebut banyak diminati oleh orang yang membutuhkannya. Kemudian semakin berkembangnya zaman, bahan lemari asam yang digunakan juga terus diperbarui.

Pada tahun 90.an, muncul lemari asam yang dibuat menggunakan bahan phenolic resin yaitu plastik laminasi dan serat kayu. Bahan tersebut memiliki daya tahan yang kuat terhadap bahan kimia dan panas api.

Secara umum, fume hood design atau desain lemari asam terbagi menjadi 5 ukuran lebar (panjang ke samping) diantaranya adalah 1000 mm, 1200 mm, 1500 mm, 1800 mm, dan 2000 mm. Sedangkan untuk lapisan dari lemari asam yaitu terdiri dari Fiberglas reinforced Polyester, Epoxy Resin, Square Corner Stainless Steel, dan Coved Corner Stainless Steel For Radio Chem.  

Setelah mengetahui ukuran serta lapisan dalam dari lemari asam, pengaturan fitur pada lemari asam diantaranya adalah kontrol blower hisab, kontrol lampu penerangan, sinyal peringatan aliran udara rendah, sinyal peringatan pembukaan pintu depan, keran air, dan keran gas.

Harga Fume Hood

Harga Fume Hood

Harga Fume Hood biasanya akan disesuaikan dengan spesifikasi yang digunakan. Di Indonesia sendiri saat ini sudah ada produk lokal yang dibuat dengan teknologi canggih.

Sedangkan setiap pabrik biasanya membuat spesifikasi yang berbeda-beda. Tapi tetap memiliki bagian yang sama pada setiap Fume Hood. Lemari asam atau Fume Hood sendiri sudah menjadi kebutuhan dalam setiap tempat laboratorium.

Karena di dalam laboratorium terdapat penggunaan bahan kimia asam atau basa yang kuat, suhunya tinggi dan waktu reaksinya yang panjang. Oleh karena itu banyak pabrik yang mengembangkan beberapa material yang aman untuk membuat lemari asam dan mampu memenuhi kondisi tersebut.

CEK FUME HOOD LEMARI ASAM DISINI

Harga Fume Hood

Fume Hood

Untuk harga Fume Hood biasanya di setiap pabrik berbeda-beda, tergantung material dan spesifikasi yang digunakan. Untuk material yang kami sediakan mulai dari stainless steel, polypropylene dan multiplex yang berlapis HPL.

Fume Hood yang dikenal dengan sungkup asap juga termasuk alat laboratorium yang digunakan untuk tempat reaksi kegiatan laboratorium dengan bahan berbahaya. Baik pelarut organik, asam, basa dan bahan kimia lainnya. Lemari asam ini juga memiliki standar ukuran dimensi mulai dari

  • 1200 x 800 x 2400mm
  • 1600 x 800 x 2400mm
  • 1800 x 1800 x 2400mm.

Sungkup asap sendiri mampu memproteksi analis kimia saat para pekerja melakukan interaksi dengan bahan kima tersebut. Harganya bervariasi tapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan untuk membeli. Yaitu pada kebutuhan fungsional laboratorium dan spesifikasi nya.

Karena sungkup asap ini memiliki prinsip kerja untuk menarik semua asap dari proses kimia, kemudian di filter dan di buang ke udara luar. Oleh karena itu kami sarankan untuk memperhatikan pemilihan bahan material. Meskipun lokal tapi pilih yang memiliki produk atau hasil internasional.

Selain itu ada juga beberapa type untuk lemari asam yang dijual di beberapa pabrik dan dibuat sesuai kebutuhan laboratorium. Baik tata letak ruangan, bentuk dan sebagai penunjang lancarnya aktivitas kerja.

Bagian-bagian Lemari Asam

Untuk bagian-bagian dari lemari asam cukup banyak, kami membuatnya sudah disesuaikan dengan kegunaan atau fungsinya masing-masing. Mulai dari Sash, Sink, Faucet, Lighting Equipment, Base Cabinet, Side Wall, Button Operating Switches, Aur Flow Velocity, Baffle Ducting dan Blower.

Sash merupakan pintu sliding yang safety guard, biasanya terbuat dari kaca atau akrilik. Sink termasuk tempat pencucian alat setelah digunakan sebagai uji coba supaya alat tersebut tetap bersih.

Faucet merupakan keran air untuk proses pembilasan dan pencucian alat. Sedangkan Lighting Equipment merupakan lampu penerangan, Base Cabinet atau lemari penyimpanan bahan kimia dan Side Wall yang merupakan dinding tahap uap & tahan tumpahan bahan kimia.

Button Operating Switches sendiri termasuk tombol On dan Off, power lamp, stop kontak dan power lampu.

Jasa Pembuatan Lemari Asam

Kami LAB NUSANTARA merupakan salah satu pabrik dan jasa yang sudah berpengalaman selama 20 tahun dalam bidang LAB, sistem industri dan perubahan teknologi yang sudah semakin maju.

Kami juga termasuk salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang pembuatan lemari asam/Fume Hood yang biasa disebut juga dengan sungkup asap. Pemesanan dari konsumen juga dapat dilakukan secara online dan pengiriman mencapai seluruh Indonesia.

Kami LAB NUSANTARA siap melayani pemesanan untuk perencanaan, pengadaan furniture laboratorium seperti Fume Hood untuk sekolah, industri, universitas, fasilitas pemerintah, jasa lab lingkungan dan Rumah Sakit. Jadi untuk anda yang ingin menggunakan jasa dan melakukan pemesanan produk atau mengetahui Harga Fume Hood dapat menghubungi kami.

Apa itu Biological Safety Cabinet

Apa itu Biological Safety Cabinet

Biological Safety Cabinet atau yang disebut dengan Biosafety Cabinet ini termasuk area kerja sebagai laboratorium. Memiliki ventilasi udara yang sudah berhasil di rekayasa sebagai pengaman untuk pekerja yang bekerja dengan material sampel dan lingkungan kerja.

Menghindari kemungkinan bahaya seperti terkontaminasi sampai menimbulkan virus patogen. Alat ini hampir mirip dengan lemari asam jika dilihat secara sekilas, tapi pada lemari asam tidak memiliki proteksi atau penyaring yang satu kelas dengan HEPA filter.

Selain itu Biosafety Cabinet juga memiliki beberapa kelas, sesuai dengan tujuan keamanan masing-masing yang berbeda.

Cek Produk Bio Safety Cabinet Disini

Biological Safety Cabinet

Biosafety Cabinet

BSC ini dibuat untuk melindungi pekerja dari mikroorganisme jahat atau virus dan kebanyakan distributor menawarkan produk yang mampu menjaga material atau sampel dari bakteri yang dapat mengkontaminasi.

Biosafety Cabinet termasuk area kerja dengan ventilasi udara yang sudah di rekayasa untuk mengamankan para pekerja laboratorium. Sedangkan alat ini terdiri dari beberapa kelas:

  • Biosafety Cabinet I
  • Biosafety Cabinet II
  • Biosafety Cabinet III

Biosafety Cabinet kelas I ini menyediakan perlindungan untuk pekerja, tapi belum termasuk material atau sampel yang ada pada chamber Biosafety Cabinet. Dalam kerjanya, udara akan mengalir ke arah pekerja dan mampu mengakibatkan kemungkinan kontaminasi pada material.

Memiliki kecepatan minimum 0.38 m/s dan pada jendela bagian depan akan dibiarkan terbuka. Hal ini dilakukan untuk memungkinkan udara masuk, dihisap dan akan disaring oleh HEPA filter.

Pada Biosafety Cabinet kelas II menyediakan 2 proteksi, sampel dan lingkungan. Sudah sesuai dengan standar NSF dan dibagi dalam 4 type atau standar keselamatan biologis. Mulai dari type A1, type A2, Type B1 dan B2.

Sedangkan Biological Safety Cabinet kelas III memiliki pengamanan maksimum. Dengan desain pemakaian bahan pantogen berbahaya. Memiliki 2 kipas pembuangan dalam 1 unit tunggal dan terdapat incinerator.

Tes Keseimbangan Biosafety Cabinet

Tes keseimbangan ini dilakukan untuk memastikan keseimbangan antara pembuangan udara, dan inflow. Tes-tes yang dilakukan mulai dari bawah aliran velocity profil test, inflow velocity test, HEPA filter leak test, tes Airflow pola asap, tes kabinet integritas, tes intensitas pencahayaan dan tes untuk lampu UV.

Tes yang dilakukan pada aliran bawa velocity profil ini untuk mengatur kecepatan bergerak. Baik melalui ruang kerja kabinet dan harus melakukan semua kelas. Tes inflow velocity dilakukan sebagai penentuan kecepatan yang dihitung melalui akses pembukaan pekerjaan. Digunakan untuk memverifikasi set point kecepatan rata-rata dari arus masuk nominal dan menghitung tingkat volume knalpot udara.

Dengan tes banyak seperti di atas, hasil tes yang akurat dapat meyakinkan jika peralatan pengujian sudah di kalibrasi dan benar-benar terpelihara. Karena sangat penting untuk meminta informasi kalibrasi pada alat uji yang digunakan. Terutama oleh lembaga sertifikasi.

Keutamaan Biological Safety Cabinet

Biosafety Cabinet juga memiliki 6 keutamaan dalam kinerjanya, mulai dari sistem HEPA filter, lengkap dengan layar LED, UV timer, sistem pengendalian mikroprosesor, sistem cerdas dari filter kompensasi, mudah untuk disinfeksi dan dekontaminasi.

Dengan adanya UV timer, maka dapat mengontrol siklus dekontaminasi yang membuat BSC menjadi lebih mudah dibersihkan. Didukung juga adanya jendela drive motor depan yang cukup lancar dan bisa dipindahkan sesuai posisi.

Dari adanya pengertian, kelas-kelas Biosafety Cabinet, tes keamanan yang harus dilakukan sampai keutamaannya. Anda dapat membeli alat ini melalui kami. Selain itu kami juga melayani pemesanan Biological Safety Cabinet secara online melalui LAB NUSANTARA yang dapat di kirim ke seluruh kota yang ada di Indonesia.