Panduan Safety Shower dan Eye Wash Station

Safety shower merupakan fasilitas atau perangkat berupa pancuran yang perlu ada di laboratorium kimia. Sementara eye wash station spesifik untuk membilas bagian wajah atau mata yang terpapar kontaminan. Pengguna harus mengikuti panduan safety shower dan eye wash station agar bekerja efektif dan meminimalkan risiko.

Baca Juga: Desain Lab R&D untuk Pabrik dan Manufaktur

Cara Menggunakan Safety Shower

Safety shower berfungsi untuk membilas tubuh secara instan dengan mengalirkan air dalam volume besar dan tekanan tinggi secara terus-menerus. Ini berguna untuk membilas tubuh dari tumpahan atau percikan bahan kimia berbahaya. Aliran air akan membantu mengencerkan bahan kimia yang ada di permukaan kulit. Air ini juga akan membantu menghentikan luka bakar.

Robbust Big Scrubber.

Cara menggunakan safety shower perlu sesuai dengan panduan agar berfungsi efektif. Berikut ini langkah-langkahnya.

Aktivasi Segera

Saat sudah terkena tumpahan maka segera lepaskan pakaian yang terkontaminasi. Jika banyak maka perlu segera bahkan bisa langsung merobek atau mencabut paksa kancing pada jas lab. Setelah itu tarik tuas handle safety shower ke bawah. Tarik keras sampai airnya memancar dan membilas tubuh. Air dari pancuran ini akan bertekanan tinggi dan terasa dingin.

Proses Pembilasan

Pengguna perlu berdiri di bawah aliran air. Jika ada tumpahan bahan kimia yang mengenai wajah dan mata maka bisa menggunakan jari tangan untuk membuka kelopak mata di bawah aliran air. Proses pembilasan ini perlu berlangsung minimal 15 menit. Paparan bahan tertentu seperti fenol dan asam fluorida perlu waktu yang lebih lama.

Meminta Bantuan

Sementara di bawah pancuran, mintalah bantuan untuk memanggil layanan darurat dan membawa Safety Data Sheet (SDS) untuk bahan kimia. Jika sendirian, tetap berada di bawah pancuran, jangan berpindah menggunakan telepon.

Setelah Pembilasan

Setelah pembilasan yang cukup, jangan mengaplikasikan zat penetral. Tambahan zat seperti soda kue bisa memberikan reaksi panas yang akan memperburuk atau menambah luka bakar termal. Bungkus tubuh dengan jas lab bersih atau selimut untuk mencegah kedinginan dan syok. Setelah itu sebaiknya memeriksakan diri ke dokter atau ke rumah sakit. Bawa SDS bahan kimia tersebut.

Ada beberapa bahan kimia yang reaktif terhadap air jadi perlu pengecualian. Bahan kimia tersebut misalnya sodium, potassium, logam lithium, atau bubuk aluminium dalam jumlah banyak. Jika terkena bahan tersebut sebaiknya tidak menggunakan shower lebih dulu. Bersihkan dengan sikat kering serpihan logam yang menempel tersebut. Setelah sudah bersih baru kemudian gunakan shower.

Apa Fungsi Eye Wash?

Eye Wash Station merupakan perangkat darurat yang berfungsi untuk pancuran mata dan wajah. Ini berbeda dengan safety shower yang untuk full-body. Pancuran air di perangkat ini lembut dan terkontrol dengan tekanan rendah untuk mencegah kerusakan pada lapisan mata yang tipis.

Ada dua jenis eye wash yaitu plumbed (permanen) dan botol (portabel). Jenis eye wash plumbed terhubung langsung ke saluran air. Letaknya di sebelah safety shower. Sementara jenis portabel berisi larutan garam steril untuk pertolongan sementara sebelum membawa ke stasiun permanen.

Fungsi eye wash station, yaitu untuk dekontaminasi dan irigasi mata yang terpapar percikan bahan kimia, partikel halus, atau agen biologis. Fungsi spesifik eye wash station antara lain:

Pengenceran

Fungsi dasar eye wash yaitu untuk pengenceran instan dan penurunan konsentrasi bahan kimia. Eye wash akan mengalirkan air dengan laju minimal lalu mendorong dan mengencerkan konsentrasi zat tersebut.

Penetralan pH

Kornea dan konjungtiva mata punya rentang pH yang sempit. Bahan asam atau basa bisa langsung menyebabkan luka bakar kimia. Bahan kimia basa lebih berbahaya daripada bahan asam. Jika tak segera tertangani bisa menembus ke bola mata. Eye wash berfungsi melakukan irigasi selama 15 menit untuk menetralkan pH jaringan mata yang terkontaminasi basa.

Penghilangan Partikel

Partikel padat seperti serpihan kaca, logam, atau pasir silika juga bisa berbahaya. Mengucek mata biasa malah dapat mengamplas kornea menggunakan partikel keras tersebut. Aliran air dari nozzle eye wash sesuai standar akan menghasilkan efek bantalan air yang bisa mengapungkan partikel padat ke permukaan. Partikel padat akan terbawa keluar melalui sudut mata.

Baca Juga: Panduan Mendesain Laboratorium Biologi, Kimia, dan Fisika

Pendingin Termal

Reaksi kimia antara asam atau basa kuat dengan air mata dapat bersifat eksotermik atau menghasilkan panas. Air eye wash yang mengalir dapat berfungsi sebagai penyerap panas. Air akan menyerap panas dari reaksi hidrasi bahan kimia dan membuang ke saluran pembuangan.

Jadi fungsi spesifik eye wash station yaitu membuat lingkungan isotonik buatan dengan volume tak terbatas yang bisa mengalahkan laju kerusakan jaringan akibat reaksi kimia. Eye wash menggantikan fungsi air mata, memulihkan pH, mengeluarkan partikel, dan menyerap panas dari reaksi kimia.

Air untuk Eye Wash

Adapunt untuk air untuk kebutuhan eye wash station di lab bukan air keran biasa. Air eye wash harus sesuai dengan standar ketat. Spesifikasi air ini penting agar bisa efektif dan aman untuk kebutuhan personel lab yang terkena bahan berbahaya. Berikut ini beberapa spesifikasi air untuk eye wash.

Suhu Hangat Suam Kuku

Mengenai suhu untuk air eye wash harus berada di rentang 16°C hingga 38°C sesuai standar ANSI. Suhu tersebut bisa mencegah syok dan memperpanjang waktu bilas. Agar suhunya terjaga maka perangkat modern menggunakan Thermostatic Mixing Valve. Katup ini akan mencampur air panas dan dingin secara otomatis sehingga bisa mendapatkan suhu air yang sesuai.

Kualitas Air

Kualitas air yang baik akan membantu proses penyembuhan. Sementara kualitas yang buruk malah bisa memperparah infeksi.

Unit Permanen

Eye wash station permanen membutuhkan air yang layak minum yang memenuhi standar air bersih untuk konsumsi manusia. Adanya genangan air pada pipa bisa membuat bakteri berkembang biak. Jadi perlu memeriksa dan menguji air untuk mendeteksi kontaminasi ini.

Unit Portabel

Eye wash jenis portabel menggunakan air larutan saline yang steril yang melalui pengawetan dan buffer. Larutan ini memiliki pH yang seimbang dan kompatibel dengan cairan alami mata sehingga risiko iritasi menjadi minimal. Larutan pada unit portabel juga perlu mengandung bakteriostatik untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme.

Tekanan dan Laju Aliran

Eye wash perlu mengalirkan air dengan kekuatan yang cukup sehingga bisa membersihkan kontaminan. Laju aliran minimal bisa mengikuti standar yang telah ada. Agar bisa mendapat laju yang tepat maka tekanan air juga harus cukup. Tapi tekanan tersebut juga harus sesuai agar tak merusak mata. Ada pelengkap berupa kontrol tekanan dan diffuser sehingga aliran bisa lembut.

Baca Juga: Standar Furniture Laboratorium untuk Pabrik Farmasi

Sistem eyewash station ini juga perlu perawatan dan pengujian sehingga air tetap prima. Perawatannya bisa dengan pembilasan tiap minggu dan mengganti cairan unit portabel. Periksa secara visual cairan tersebut dan ganti sesuai instruksi dari pabrik.

Itulah panduan untuk safety shower dan eye wash station yang penting untuk keselamatan personel di laboratorium. Pemasangan dan penggunaan yang tepat akan membantu membersihkan kontaminan pada tubuh. Perangkat ini membantu membilas area terkontaminasi segera meminimalkan efek destruktif dari bahan berbahaya.

Leave a Comment